Takdir Terbaik dari Allah SWT

 


Kehadiran Bisot hari ini sebenarnya sama dengan kehadiran-kehadirannya sebelum ini. Relatif sama.
Namun yang unik.
Hari ini ada kawan yang konsultasi. Kira-kira gitu deh bahasa kerennya.
Tentang ketidakpercayaan dirinya dalam menulis.
Dan, ketika ia bicara.
Justru saya yang tertampar dan terlempar dalam suasana : Mengapa berhenti menulis?
Padahal banyak cerita yang penuh hikmah.
Yang mungkin saja ada manfaatnya buat orang lain.
Padahal banyak momen yang bisa diabadikan. Dan, mungkin bisa mengais hikmah.
Dan salah satunya cerita ini.
Seorang kawan alami kebangkrutan. Usahanya harus tutup. Dan, ia harus nutup kiosnya.
Bukan hanya itu.
Tutupnya usaha juga meninggalkan hutang rente yang tidak sedikit. Ia harus membayar sejumlah uang dalam ttiga hari seminggu.
Nah, boro2 buat bayar hutang rente.
Buat makan saja byyarr pet. Ngos-ngosan.
Saya berkali-kali menyampaikan bahwa apa pun yang terjadi. Semuanya adalah Takdir Terbaik dari Allah SWT.
Hari ini mungkin terasa sakit. Berat.
Percayalah bila tetap tenang. Dan yakin, Allah SWT dekat. dan, pertolonganNya juga dekat. Maka, akan ada kemudahan setelah kesulitan.
Selalu saja ia bicara tentang kata orang begini begitu.
Saya sampaikan.
Omongan orang itu seperti cerita seekor keledai, anak seusia SmP dan seorang Bapak. Bapak .
Saat keledai dinaikin sang anak. Apa kata orang, "itu bocah songong amat. Bapaknya malah nuntun....dia enak2an naik."
Posisi berubah.
Bapaknya yang naik keledai.
" Diih si bapak tega ya. Anaknya suruh jalan kaki....."
Posisi berubah lagi.
Bapak dan anak naik keledai barengan.
Ehh, apa kata orang. "Tega bener itu si bapak dan anak. Gak punya rasa kekeledaian...."
Udah jangan dengerin apa kata orang .
"Minta ke Allah, keputusan terbaik...."
Shalat istikharah. Sebelum memilih.
Istikharah bukan cuman buat milih bini. Kata saya dengan nada yang agak tinggi.
Hari ini dia praktekan.
Saat ada pilihan utk kembali ke pekerjaan semula atau menekuni bidang baru. Ia awali dengan shalat istikharah. Bahkan ia awali dengan shalat sunah yang lain.
Dadanya mantap. Tidak ada kebimbangan. Ia menolak tawaran utk kembali bekerja di profesinya yang lama .
Dan, siangnya keajaiban pun terjadi. Ia malah ditawari pekerjaan lain yang membuatnya masih punya luang utk menekuni profesi baru. Bahkan ia diberikan DP.
Alhamdulillah....
Tawaran utk memulai profesi baru pun mulai muncul. Walau dibayar dengan 4 bungkus produk. Awalan yang bagus.
Hidup itu ibadah. Ikhtiar itu bagian dari ibadah.
Kalau kerja atau ikhtiar malah bikin jauh dari Allah.
Mengapa tidak memilih cara lain dalam berusaha.
Karena Rezeki milik Allah. DIALAH yang Berkuasa dalam menahan atau melepasnya.
"Apa saja di antara rahmat Allah yang dianugerahkan kepada manusia, maka tidak ada yang dapat menahannya; dan apa saja yang ditahan-Nya maka tidak ada yang sanggup untuk melepaskannya setelah itu. Dan Dialah Yang Mahaperkasa, Mahabijaksana."
(QS Al Fathir : 2)
Foto-foto Pak Anwar.
Siswa Sekolah Alam Prasasti sedang penelitian pohon....
Tanam ikhtiar kan. Setelah itu serahkan ke Allah SWT

0 Komentar



Komentar